Pontianak — Sektor perumahan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal. Pembangunan rumah juga ikut menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga industri material. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam REI EXPO KALBAR 2026 yang digelar pada 26–30 Agustus 2026 di Gaia Bumi Raya City.
Ketua DPD REI Kalimantan Barat, Baharudin, mengatakan sektor perumahan memberikan dampak yang luas terhadap perekonomian daerah. Menurutnya, pembangunan perumahan dapat membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan aktivitas berbagai sektor usaha.
“Dari perumahan itu ada multiplier effect. Ada pembukaan lapangan kerja, barang-barang material laku, orang bisa bekerja, pabrik berjalan. Kita berharap lewat REI Expo ini ekonomi Kalbar semakin tumbuh,” jelasnya.
Baharudin menjelaskan, sektor perumahan memiliki lebih dari 184 efek berganda atau multiplier effect. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengembang, tetapi juga tenaga kerja dan industri yang memasok kebutuhan pembangunan rumah.
“Sektor perumahan memiliki lebih dari 184 efek berganda (multiplier effect). Mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga menggerakkan industri material seperti semen, pasir, batu, besi, seng, dan keramik. Kami berharap melalui REI Expo 2026, ekonomi Kalbar semakin tumbuh,” pungkasnya.
BACA JUGA: Audiensi dengan Pemprov Kalbar, REI Soroti Kendala LBS dan Perumahan MBR
Melalui REI EXPO KALBAR 2026, masyarakat dapat melihat berbagai pilihan hunian yang ditawarkan pengembang di Kalimantan Barat. Pameran tersebut juga menghadirkan perbankan sebagai penyalur KPR, baik subsidi maupun komersial.
Ketua Panitia REI EXPO 2026, Dedet Gunawan, mengatakan sekitar 70 stan disiapkan dalam pameran tersebut. Stan tersebut diisi oleh pengembang dan perbankan penyalur KPR.
“Kita menyediakan sekitar 70 stand yang terdiri dari pengembang di Kalbar. Kita juga menghadirkan perbankan sebagai penyalur KPR, baik subsidi maupun komersial,” kata Dedet.
Area pameran yang digunakan di Gaia Bumi Raya City memiliki luas sekitar 1.000 meter persegi. Kehadiran berbagai pengembang dan perbankan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat pilihan hunian sekaligus mendapatkan informasi pembiayaan secara langsung.
Selain pameran properti, REI EXPO KALBAR 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan untuk masyarakat. Rangkaian acara tersebut meliputi Pemilihan Putra Putri REI Kalbar, Night Fun Run & Zumba, Coswalk Time, K-Pop Dance Competition, Fashion Show, Karaoke Performance, dan Lomba Mewarnai.
Ketua DPD REI Kalimantan Barat, Baharudin, mengatakan REI Expo juga diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan hunian yang layak.
“Mengapa kita pilih ‘Saatnya Merdeka Punya Rumah’? Karena di bulan Agustus ini kita merayakan kemerdekaan. Selayaknya masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat, bisa memiliki rumah yang layak dan aman. REI Expo bukan sekadar pameran, tetapi wadah untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujar Baharudin.
REI EXPO KALBAR 2026 mengusung tema “Saatnya Merdeka Punya Rumah” dan berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Agustus 2026 di Gaia Bumi Raya City.
Masyarakat dapat datang untuk melihat berbagai pilihan hunian, memperoleh informasi KPR dari perbankan, serta menikmati rangkaian kegiatan yang disiapkan selama pameran.
Reporter: Darsono. AR
















