PDIP  

Jelang Pilgub Sumut 2024, PDIP Mulai Jalin Komunikasi dengan Golkar

Djarot Saiful Hidayat dan Megawati Soekarnoputri.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kiri) berfoto bersama Djarot Saiful Hidayat (kanan) dan Sihar Sitorus (tengah) usai menyerahkan berkas rekomendasi di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018). (Sumber : ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18)

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara 2024 akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

Sejumlah partai politik (parpol) dirumorkan telah menyiapkan beberapa kandidat dari tokoh-tokoh ternama untuk maju pada Pilgub Sumut 2024.

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menyebut partainya bisa mencalonkan calon kepala daerah karena memenuhi ambang batas parlemen yang jadi syarat pencalonan.

Meski bisa maju sendiri, Djarot mengungkapkan PDIP tetap menjalin komunikasi yang baik dengan parpol lainnya, termasuk Golkar.

“Kita tetap membangun komunikasi dengan partai-partai di sana meskipun PDIP itu bisa maju sendiri. Yang bisa maju sendiri itu cuma Golkar sama PDIP,” kata Djarot kepada wartawan di Kawasan DPR, Senayan, Jakarta pada Selasa (28/5/2024), dikutip dari Kumparan.com.

“Termasuk PDIP membangun hubungan komunikasi yang baik dengan Partai Golkar, dengan Bang Ijeck,” lanjutnya.

Djarot juga berbicara mengenai mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menjadi calon potensial untuk diusung PDIP di Pilgub Sumut 2024.

Jika maju, Ahok akan berpeluang besar untuk melawan menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024 mendatang.

“Termasuk juga Pak Ahok kalau misalkan dari sisi pemetaan memungkinkan untuk diajukan beliau, tapi belum. Untuk itu nanti akan disampaikan hasil pemetaannya itu kepada Ibu Ketua Umum,” ungkapnya.

Kendati demikian, Djarot mengatakan bahwa PDIP masih menjaring nama-nama lainnya untuk diusung di Pilgub Sumut 2024.

“Kita butuh sosok. Kita lagi menjaring. PDI Perjuangan mempunyai banyak stok. Stok pemimpin yang bisa diajukan untuk mengikuti pilkada. Kemudian kita itu sosok pemimpin bukan bos,” ucapnya, dikutip dari Kumparan.com.

Sebelumnya, Ahok mengakui namanya muncul dalam bursa pencalonan Gubernur Sumut 2024.

Kendati demikian, ia masih menunggu penugasan serta keputusan dari partainya, PDIP.

“Kita terima kasih lah, ya, teman-teman dari DPD Sumatera Utara minta ke sana, tapi kan semua keputusan bukan di kita,” kata Ahok di sela-sela acara Rakernas PDIP, mengutip CNN Indonesia, Sabtu (25/5/2024).

“Tunggu tugas saja,” sambungnya.

Christopher
Pemerhati & Penganalisa Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *