Ucapan “Ndasmu Kritik” dari Prabowo Subianto yang Kini Menjadi Sorotan

Prabowo Subianto
Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyampaikan pidato politiknya saat konsolidasi relawan Jawa Barat Prabowo-Gibran di The House Convention Hall Paskal, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2023). (Sumber : Darwin Sandy/HALOSMI)

Hanya tinggal 2 bulan mendatang bagi pemerintah Indonesia untuk segera menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

Meski demikian, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kini sedang menjadi pusat perhatian dalam sepekan terakhir.

Setelah dinilai terlalu emosional dalam debat capres pertama yang dilaksanakan pada Selasa (12/12/2023), Prabowo kembali mengucapkan kalimat yang dianggap cukup kontroversial.

Dalam sebuah video berdurasi pendek yang beredar, Prabowo tampak berpidato di atas panggung dan mengucapkan “Bagaimana perasaan Mas Prabowo? Soal etik, etik, etik. Ndasmu etik,”

Dilansir dari Tirto.id, video berdurasi pendek yang beredar tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Gerindra di JIExpo Kemayoran, Jumat (15/12/2023) atau tepat 3 hari setelah debat capres pertama.

Ucapan Prabowo tersebut diduga mengungkit kembali pertanyaan capres nomor urut 01, Anies Baswedan dalam debat pertama capres terkait keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah syarat pencalonan Presiden dan Wakil Presiden.

Akibatnya, 9 hakim konstitusi dimana salah satunya adalah Ketua MK Anwar Usman dijatuhi hukuman oleh MKMK karena melakukan pelanggaran kode etik .

Tersebarnya video tersebut tentu menjadi suatu pertanyaan mengingat acara Rakornas dilaksanakan secara tertutup bagi awak media.

Setelah video kontroversial tersebut beredar, Prabowo Subianto akhirnya memberikan penjelasan.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Prabowo meminta supaya pernyataan “Ndasmu etik” tidak perlu dibesar-besarkan dikarenakan gaya berbicara orang Banyumas memang seperti demikian.

“Itu kan bicara orang Banyumas biasalah bicara-bicara seperti itu, enggak usah dibesar-besarkan,” kata Prabowo di Blitar, Jawa Timur, Minggu (17/12).

Prabowo mengaku melontarkan pernyataan tersebut dalam forum internal partai dan dirinya menilai banyak orang yang kerap membesar-besarkan suatu hal.

“Itu kan di dalam di antara keluarga ya kan, tapi biasa orang Indonesia kan cari-cari mau dibesar-besarkan itu di antara keluarga kita bicara,” ujarnya.

Tanggapan Jubir Prabowo

Juru Bicara (Jubir) Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak juga turut membela Prabowo terkait ucapan dalam video berdurasi pendek tersebut.

Menurut Dahnil, ucapan Prabowo tersebut hanyalah gurauan dan candaan semata.

“Pak Prabowo senang bercanda, itu candaan Pak Prabowo ke kader-kader Gerindra, seribu persen bercanda. Pak Prabowo hubungannya dengan Pak Ganjar baik, dengan Pak Anies baik. Bercanda ke sesama sahabat,” ucap Dahnil dikutip dari Detikcom, Sabtu (16/12).

Christopher
Pemerhati & Penganalisa Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *