Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta telah berhasil dilaksanakan pada 27 November 2024 bersamaan dengan Pilkada serentak.
Pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno berhasil menang satu putaran di Pilgub DKI Jakarta 2.183.239 suara sah atau sebesar 50,07%.
Pasangan Pramono-Rano berhasil memenuhi syarat menang satu putaran dengan jumlah perolehan suara lebih dari 50% atau 50%+1 suara.
Dengan Pilkada Jakarta hanya berjalan 1 putaran, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta akan mengembalikan sisa anggaran Pilkada 2024 senilai Rp 365 miliar ke pemerintah Provinsi Jakarta.
Dilansir dari Kompas.com, pengembalian anggaran tersebut diungkapkan dalam rapat penyerahan berkas pengusulan, pengesahan, dan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno, kepada DPRD Jakarta, Jumat (10/1/2025).
“Sebagai mitra KPU yang selama ini ketok palu hibah, hibah kita (pilkada) dua putaran, ini satu putaran,” ujar Ketua DPRD Jakarta, Khoirudin di Gedung DPRD Jakarta.
Khoirudin kemudian menjelaskan sisa anggaran ini akan menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa), serta nantinya akan dimanfaatkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berikutnya.
“Ini kan jadi Silpa. Silpa nanti kita akan masukkan ke dalam anggaran berikutnya. Jadi dana yang akan digunakan pada APBD berikutnya,” kata dia, dikutip dari Kompas.com.
Christopher










