Usai Gandeng Cak Imin, Elektabilitas Anies Baswedan Justru Menurun

Anies-Cak Imin Resmi Dideklarasikan Menjadi Pasangan Capres dan Cawapres
Anies Baswedan dan Cak Imin dalam Deklarasi Capres-Cawapres di Hotel Majapahit, Surabaya (2/9/2023). (Sumber : Dok_Nasdem TV)

Salah satu capres RI 2024, Anies Baswedan tampaknya sudah sangat siap untuk menghadapi Pilpres yang akan dilaksanakan dalam 4 bulan kedepan.

Berbeda dengan Prabowo dan Ganjar, Anies Baswedan yang didukung oleh Koalisi Perubahan justru sudah menemukan pasangan cawapres untuk mendampinginya pada Pilpres 2024.

Anies Baswedan sendiri resmi diduetkan dengan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin melalui deklarasi yang diadakan di Surabaya, Sabtu (2/9/2023).

Terpilihnya Cak Imin untuk menjadi cawapres Anies memang cukup mengejutkan mengingat PKB sebelumnya bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo Subianto.

Selain itu, terpilihnya Cak Imin juga berdampak terhadap elektabilitas Anies.

Dilansir dari CNN Indonesia, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukan bahwa elektabilitas Anies menjadi menurun semenjak dipasangkan dengan Cak Imin.

Direktur LSI Adjie Alfaraby mengatakan elektabilitas Anies turun sebesar 5,2 persen. Semula elektabilitas Anies berada di angka 19,7 pada bulan Agustus menjadi 14,5 persen pada bulan September.

“Pasca memilih Cak Imin sebagai cawapres justru elektabilitas Anies menurun dari Agustus 19,7 persen turun ke 14,5 persen,” kata Adjie dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal Youtube resmi LSI Denny JA, Senin (2/10).

Menurut Adjie, ada 2 faktor yang membuat elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menjadi menurun.

Pertama, kritikan keras dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Anies setelah secara mendadak memilih Cak Imin.

Kedua, elektabilitas Cak Imin masih lebih rendah dibandingkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal ini tentu cukup kontras dengan elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo yang mengalami kenaikan pada bulan September.

Prabowo mengalami kenaikan elektabilitas sebesar 3,6 persen menjadi 39,8 persen di September dari 36,2 persen di Agustus.

Sementara itu, Ganjar mengalami kenaikan elektabilitas sebesar 2,1 persen menjadi 37,9 persen di September dari 35,8 persen di Agustus.

Christopher
Pemerhati & Penganalisa Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *